Menikmati Sunset di Pura Tanah Lot
tanah lot

Menikmati Sunset di Pura Tanah Lot

Diposting pada

Tanah Lot, salah satu pura yang paling terkenal di bali hingga ke Mancanegara

Jika berkunjung ke Bali, salah satu aktivitas menarik yang harus dilakukan adalah bersantai memandang langit senja. Menunggu matahari tenggelam adalah salah satu aktivitas yang selalu dilakukan oleh wisatawan, baik itu wisatawan lokal maupun internasional. Salah satu lokasi wisata yang terkenal dengan sunsetnya adalah Pantai Kuta. Namun sebenarnya ada destinasi lain yang juga menawarkan keindahan sunset, yaitu Pura Tanah Lot.

Pura yang terletak di tepi pantai Tanah Lot ini berdiri di atas sebuah batu karang laut yang kuat dan kokoh. Pura Tanah Lot terletak di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, di pesisir selatan Pulau Bali. Jika dari Denpasar, pura ini berjarak sekitar 25 km.

Menikmati Sunset di Pura Tanah Lot

Pura Tanah Lot merupakan salah satu pura paling terkenal di Bali yang juga disebut dengan nama Pura Luhur Tanah Lot. Pura ini merupakan tempat suci agama Hindu yang keindahan alamya masih natural dan terlihat menawan ditambah dengan sunset Bali yang memukau. Sehingga tidak salah jika Pura Tanah Lot dijadikan salah satu lokasi terbaik untuk melihat sunset.

Pura Tanah Lot

Asal mula berdirinya Pura Tanah Lot sangat berkaitan erat dengan perjalanan suci dari Blambangan (Pulau Jawa) ke Pulau Bali yang dilakukan oleh pendeta suci bernama Dang Hyang Nirartha untuk menyebarkan agama Hindu di Bali. Masyarakat menyebutnya dengan sebutan Dang Hyang Dwijendra atau Pedanda Sakti Wawu Rauh. Dan pada saat itu raja yang sedang berkuasa adalah Raja Dalem Waturenggong di sekitar abad ke 16 Masehi.

Menikmati Sunset di Pura Tanah Lot

Di dalam Dwijendra Tatwa mengungkapkan sejarah Pura Tanah Lot dan dijelaskan bahwa suatu ketika Dang Hyang Nirartha kembali ke Pura Rambut Siwi dalam perjalanannya ke Bali dan awal kedatangannya tercatat pada tahun Saka 1411 atau 1489 Masehi dari Blambangan  yang sudah berhenti di Pura Rambut Siwi. Dan setelah beberapa saat, Dang Hyang Nirartha melanjutkan perjalanan menuju timur dan sebelum meninggalkan tempat tersebut, Sang Pedanda menyempatkan diri melakukan upacara dengan masyarakat sekitar yang kemudian melanjutkan perjalanan ke timur dengan melewati pesisir pantai selatan Bali yang diikuti oleh beberapa pengikut setianya.

Sang Pedanda sangat menikmati perjalanan suci tersebut dan kagum dengan keindahan alami yang sangat menarik di pesisir pantai selatan Bali. Sang Pedanda membayangkan bagaimana kebesaran Tuhan telah menciptakan dunia dan isinya untuk kehidupan manusia dan makhluk yang lain. Di dalam hati Sang Pedanda berbisik bahwa tugas seluruh makhluk hidup yang ada di dunia dan khususnya manusia untuk berterima kasih dan menjaga apa yang sudah diciptakan oleh Tuhan.

Setelah melakukan perjalanan panjang, Sang Pedanda tiba dan berhenti di sebuah pantai yang terdapat batu karang yang juga terdapat mata air di sana. Batu karang ini disebut Gili Beo yang berarti pulau kecil menyerupai burung. Saat beristirahat sejenak di kawasan Desa Beraban, Sang Pedanda menyempatkan diri untuk mengajarkan agama dan moral namun ada pihak yang tidak menyukainya dan berniat mengusir Sang Pedanda. Untuk melindungi diri, Sang Pedanda memindahkan Gili Beo agak ke tengah laut dan diciptakan ular dari selendang yang digunakan untuk melindungi Gili Beo agar aman dari serangan-serangan jahat.

Setelah kejadian itu Gili Beo berubah nama menjadi Tanah Lot yang berarti tanah di laut dan penyerang Sang Pedanda menyerah lalu menjadi pengikut setianya. Sebelum melanjutkan perjalanan dan pergi dari sana, Sang Pedanda memberikan saran agar masyarakat membuat pura di Tanah Lot.

Itulah sedikit ulasan tentang Pura Tanah Lot dengan keindahan sunset dan sejarahnya. Semoga bermanfaat.

Menikmati Sunset di Pura Tanah Lot
Website ini menawarkan sewa motor murah di Bali. melayani antar jemput ke Bandara dan Wisata di Bali. Motor Matic Bali | Sewa Rental Motor Bali under gotravela indonesia. Contact Ilham di Motor Matic Bali +62 852-7852-7205

Tinggalkan Balasan